Tips Merakit PC 2007

24 April 2007

Sumber : www.ilmukomputer.com

Berikut tips untuk membeli / merakit pc 2007, karna trend nya teknologi tahun ini sudah berbeda dengan teknologi tahun tahun sebelumnya, komponen komputer saat ini sangat cepat mengalami perubahan jadi kalaupun kita membeli motherboard superior untuk komputer rakitan kita di tahun 07 ini, mungkin akan menyesal nanti kalau era multicore akan masuk ke kancah prosesor, dan kita akan kesulitan untuk mengupgrade pc tersebut, kalau zaman dulu, era processor masih menggunakan die yang sama, ngga banyak berubah, soket 370 dan soket A nya AMD masih menjadi hal yang terus terngiang, namun sekarang, soket 745 keluar, baru sebentar keluar lagi soket 933 AMD, begitu juga intel, mengalami perubahan soket dalam kurun waktu yang sangat singkat, mulai dari soket 478, sampai sekarang ke soket LGA 775/Socket M sehingga untuk mengatasi ini kita tidak bisa berkutat untuk berharap dapat mengupgrade processor dalam tingkat generasi yang berbeda dengan soket yang sama, kemungkinanya kecil sekali.

Membeli pc tahun 2007 ini akan lebih memfokuskan ke Komponen pendukung, bukan motherboard lagi, dahulu mungkin kita beli motherboard tercanggih dan harga yang sangat tinggi berharap dapat mengupgrade processor, disk, memory grafis dan lainya di waktu depan, sekarang mungkin sudah tidak bisa seperti itu lagi.

Hal hal yang harus di perhatikan untuk membeli pc di tahun 2007 ini adalah:

Pilihlah komponen motherboard yang memiliki kapasitas memory yang besar, 2GB, 6GB atau lainya, dengan jumlah slot yang cukup memadai, hal ini perlu diperhatikan, karna untuk menyokong aplikasi aplikasi multicore, pasti membutuhkan banyak resource memory, sehingga, ketersediaanya slot untuk upgrade memory akan menjadikan jalan yang baik untuk waktu ke depanya.

Pilihlah soket processor terkini, baik itu untuk AMD (AM2) atau Intel (775), karna inilah latest soket yang ada disaat ini, dan setidaknya kita memiliki tenggang waktu untuk upgrade ke processor yang masih dalam generasinya.

Belilah Media penyimpanan yang lebih besar, 80GB sudah tidak memadai untuk saat ini, mulai lah dari angka 200GB, hal ini sangat penting, karena berbagai macam jenis aplikasi, game, dan file, akan memakan space yang cukup signifikan, disk 200GB tersebut dapat di partial kan, artinya kita memisahkan sistem dan disk data, misanya 80GB dan 120GB, dimana yang 80GB di pecah menjadi 2 harddisk yang akan di set Raid 0 untuk memaksimalkan kecepatan disk nya, atau kita bisa pakai hdd SAS (serial attach SCSI) terbaru,salah satu samplenya ini http://www.dailytech.com/article.aspx?newsid=5098 dan ternyata harddisk cepat yang hanya berukuran 2,5″ ini bisa mencapai 10K Rpm, dan keuntungan lainya SAS ini memiliki backward kompabilitas dengan interface SATA, hayoo, mari menghayal menggunakan disk ini sambil di RAID 0, brr gimana rasanya yah. mengenai SAS nya bisa mampir kesini. http://en.wikipedia.org/wiki/Serial_Attached_SCSI (kalau punya budget lebih)

Sudah saatnya untuk dual core, Mulailah untuk memilih processor dual core, Bisa X2 AMD, atau DuoCore Windows, tidak perlu membeli processor yang latest, sesuaikan saja dengan budget.

Gunakan LCD, sudah lupakan dengan teknologi CRT, LCD adalah sebuah teknologi hemat, memang kalau dari sisi harga CRT lebih murah dibandingkan LCD, tapi pernah kah kita menghitung cost listrik yang di habiskan tiap bulanya dengan menggunakan CRT dibandingkan LCD ?

Sediakan Graphics Card Yang memadai dengan budget, saran saya tidak perlu menggunakan graphic card yang extreme ( kecuali kalau kita seorang gamers ), spesifikasi graphic card yang kita butuhkan hanyalah graphic card yang mendukung directX9C, itu saja, sisanya tergantung kemampuan budget.

Prepared for Vista, karna suatu saat, kita pasti akan menggunakan OS ini, baik itu Ori, ataupun Bajakanya.

Semoga tips ini bisa bermanfaat, dan, happy Ngerakit….


Membuat boot disk/startup disk pada Windows XP

24 April 2007

Sumber :
Muh Hasan Tanjung – www.ilmukomputer.com

Bagi pengguna microsoft dengan windows 98 atau 95 tentu ingat bagaimana untuk membuat disk startup ketika windowsnya problem maupun untuk mengistall ulang windowsnya. Startup pada windows 98 dan 95 hanya membutuhkan sistem DOS yang sama dengan windowsnya dan kemudahan untuk membuatnya dengan masuk ke menu my computer dan pilih create startup disk, maka dengan menyediakan satu floppy maka startup sudah siap digunakan.

Ketika pengguna win98/95 beralih menggunakan windows xp maka fasilitas ini tidak diikut sertakan sehingga ketika win xp kita problem maka mau tidak mau kita harus menggunakan CD instalasinya untuk melakukan perbaikan/repair.

Sebetulnya kita masih dapat membuat startup/boot disk pada windows xp, tentunya sedikit rumit tapi masih mudah dilakukan. Bootdisk ini bisa digunakan pada partisi yang menggunkan sistem NTFS (win xp, win 2000, server 2000/2003) dan FAT (win95, win98, win xp).

  • Pertama-tama siapkan sebuah disket floppy kosong lalu format dahulu dengan command prompt(ms-dos console pada win xp),ketikkan format a: , kemudian ENTER.
  • Copy file Ntldr dan Ntdetect.com, biasanya terdapat pada folder C: pada komputer anda , bila sulit menemukan gunakan fasilitas search pada win explorer. Atau pada folder I386 pada CD instalasi win Xp Anda.
  • Buat file boot.ini dengan editor Anda, seperti notepad atau wordpad, tuliskan perintah sebagai berikut:

    [boot loader]
    timeout=30
    Default= multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\windows
    [operating systems]
    multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\windows=”Windows XP”

    perintah tersebut jika Win XP diinstall pada folde \windows dan single-drive partition IDE. Jika Anda tidak menggunakan IDE drive tetapi SCSI drive maka rubah multi(0) dengan scsi(0).

  • bootdisk siap digunakan dan restart komputer Anda. Selamat mencoba

Hal yang bisa kita lakukan dengan bootdisk ini adalah:

  • bootsector yang rusak, dapat menggunakan Windows XP Recovery Console.
  • MBR (master boot sector) yang rusak, dapat menggunakan Windows XP Recovery Console.
  • Serangan virus, pastikan dahulu virusnya telah bersih dengan program antivirus.
  • Hilang dan rusaknya file ntldr dan Ntdetect.com

Selain itu kita juga bisa menggunakan CD intalasi Win XP sebagai bootdisknya. Cara diatas pernah dilakukan penulis ketika MBR penulis rusak sehingga diperlukan recovery Win XP.


Installasi MySQL, Apache, PHP dan Installasi MySQL, Apache, PHP dan

24 April 2007

Sumber :
Dadhi Wijayanto – www.ilmukomputer.com

Pendahuluan

Disini penulis menggunakan sistem operasi FreeBSD 6.2. Kita anggap sistem sudah terinstall dengan baik.

Installasi MySQL 5.1

Untuk installasi MySql 5.1 sourcenya bisa kita ambil di direktori port aplikasi di folder

/usr/ports/databases/mysql51-server/
root@cybercolombuzz] cd /usr/ports/databases/mysql51-server/
[root@cybercolombuzz] make install clean
[root@cybercolombuzz] echo ‘mysql_enable=”YES”’ >> /etc/rc.conf
[root@cybercolombuzz] chown -R mysql /var/db/mysql/
[root@cybercolombuzz] chgrp -R mysql /var/db/mysql/
[root@cybercolombuzz] /usr/local/bin/mysqld_safe-user=mysql &

Installasi Apache

Untuk installasi Apache kita bisa mendownload file source-nya disini.
Ekstrak paket tersebut ke direktori /usr/src, diikuti dengan install paket tsb.

[root@cybercolombuzz] tar xfvj httpd-2.2.3.tar.gz -C /usr/src/
[root@cybercolombuzz] cd /usr/src/httpd-2.2.3/
[root@cybercolombuzz] ./configure –prefix=/usr/local/apache2/ && make && make install

Setelah paket http terinstall maka untuk menjalankannya:

[root@cybercolombuzz] /usr/local/apache2/bin/apachectl start

Untuk memastikan apache telah terinstall dengan baik maka bukalah web browser dan mengetikan alamat localhost. Apabila pada browser muncul tulisan “It Works”, maka installasi apache berhasil. Apabila ingin mengaktifkan daemon apache ketika sistem booting awal, maka tambahkan script di /etc/rc.local

[root@cybercolombuzz] echo “/usr/local/apache2/bin/apachectl start” >> /etc/rc.local

Installasi PHP

Untuk installasi Apache kita bisa mendownload file source-nya disini. Ekstrak paket tersebut ke direktori /usr/src, diikuti dengan install paket tsb.

[root@cybercolombuzz] tar xfvj php-5.1.6.tar.gz -C /usr/src/
[root@cybercolombuzz] cd /usr/src/php-5.1.6/
[root@cybercolombuzz] ./configure –with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs –with-mysql &&
make && make install

Setelah paket php terinstall maka langkah selanjutnya meng-kopikan file php.ini.dist ke /usr/local/lib/php.ini

root@cybercolombuzz] cp php.ini.dist /usr/local/lib/php.ini

Lalu edit file httpd.conf:

LoadModule php5_module modules/libphp5.so
AddType application/x-httpd-php .php .phtml
AddType application/x-httpd-php-source .phps

Untuk mengetes php beserta modulenya ter-install dengan baik maka berikan perintah untuk merestart apache untuk memastikannya.

[root@cybercolombuzz] /usr/local/apache2/bin/apachectl stop
[root@cybercolombuzz] /usr/local/apache2/bin/apachectl start

Buatlah sedikit script php untuk memastikan sekali lagi module php terinstall. Misal file php yang dibuat test.php.

[root@cybercolombuzz] vi /usr/local/apache2/htdocs/test.php

Installasi PHPMyAdmin

Disini penulis menggunakan versi phpMyAdmin-2.9.0-rc1.tar.bz2. Untuk mendapatkan sourcenya kita bisa googling. Lalu download source tersebut kemudian ekstrak di direktori htdocs.

[root@cybercolombuzz] tar xfvj phpMyAdmin-2.9.0-rc1.tar.bz2 -C /usr/local/apache/htdocs/
[root@cybercolombuzz] cd /usr/local/apache
[root@cybercolombuzz] mv phpMyAdmin-2.9.0/ phpmyadmin


Ayo Selamatkan Baterai Laptop!

16 April 2007

Sumber :
Dewi Widya Ningrum – detikInet
Selasa , 24/04/2007 11:22 WIB

Jakarta, Laptop kerap menjadi piranti pilihan banyak orang dalam kegiatan sehari-hari terutama bagi mereka yang lebih sering bekerja secara mobile.

Baterai laptop merupakan salah satu komponen penting yang harus diperhatikan penggunaannya. Banyak pengguna laptop mengaku baterainya drop dan tidak tahan lama padahal umur laptopnya baru seumur jagung.

Bagaimana memperlakukan baterai agar lebih awet dan bisa dipakai lebih lama? Simak beberapa tips yang diramu detikINET berikut ini.

Atur power baterai

Di Windows ada fitur yang namanya power options. Melalui fitur ini Anda bisa mengatur konsumsi daya laptop. Caranya sangat mudah. Klik tombol Start, lalu buka Control Panel dan kemudian double klik icon Power Options. Akan muncul sebuah kotak dialog dengan nama Power Option Properties. Lalu pilih tab Power Schemes. Pada menu drop down akan terdapat enam pilihan yaitu Home/Office Desk, Portable/Laptop, Presentation, Always On, Minimal Power Management dan Max Battery.

Coba klik salah satu dari enam pilihan tersebut. Setting-an turn of monitor, hard disk, System standby ataupun System hibernates akan berbeda-beda waktunya, tergantung dari opsi yang Anda pilih.

Jika ingin baterai lebih awet, Anda disarankan memilih ‘Max Battery’. Pilihan ini akan menghemat penggunaan daya baterai karena hanya membutuhkan kecepatan prosesor minimal semisal untuk membaca dokumen atau mengecek e-mail. Max Battery akan mempengaruhi kecepatan laptop dalam arti performa laptop akan menurun.

Jangan biarkan ada perangkat ‘parkir’ di laptop jika tidak dipakai

Seringkali pengguna laptop membiarkan ada perangkat tertancap di laptop — entah itu kabel kamera digital, USB memory stick, PC Card — padahal perangkat tersebut sudah tidak digunakan lagi. Pastikan alat tersebut dicabut dari laptop jika sedang tidak digunakan karena akan menguras power baterai.

Perhatikan penggunaan dan pengecasan baterai

Jangan tanggung-tanggung mengecas baterai. Caslah hingga penuh 100 persen. Jika baterai sudah hampir habis, caslah baterai kembali hingga penuh namun jangan sampai menunggu baterai benar-benar kosong. Ini akan membuat kapasitas baterai bekerja dengan baik.

Yang perlu diperhatikan lagi, lepaskan baterai dari laptop jika Anda tidak menggunakan laptop dalam waktu yang lama. Akan lebih baik jika laptop ditancapkan langsung ke adaptor jika memang Anda akan bekerja dalam waktu yang cukup lama.

Kurangi brightness

Webuser.co.uk melansir bahwa LCD akan memakan daya baterai. Oleh karena itu Anda disarankan untuk mengurangi brightness laptop seminimal mungkin namun tetap nyaman dipandang mata.

Gunakan screen savers ‘Blank’

Screen saver ternyata bisa menguras baterai. Karena itu gunakan screen saver ‘Blank’. Caranya, klik kanan pada Desktop lalu pilih Properties. Akan muncul kotak dialog Display Properties, lalu pilih tab Screen Saver. Pada menu drop down terdapat banyak pilihan Screen saver, diantaranya 3D FlowerBox, 3D Flying Objects, 3D Text, Blank, Marquee dan sebagainya. Anda disarankan untuk memilih ‘Blank’ dan atur waktu menunggunya (Wait time) hingga 2 menit lalu klik OK. Langkah ini akan membuat baterai lebih hemat.

Kurangi resolusi

Cara lain untuk membuat baterai lebih awet adalah dengan mengurangi resolusi layar dan jumlah warna yang digunakan di laptop. Untuk menguranginya, Anda bisa klik kanan pada Windows Desktop lalu pilih Properties. Pada kotak dialog Display Properties pilih tab Settings. Lalu atur resolusinya dengan cara menarik slider-nya ke kiri untuk mengurangi resolusi. Kemudian pada menu drop down pilih kualitas warna (color quality) yang lebih rendah, lalu klik OK.

Matikan Wi-Fi

Wi-Fi yang aktif tentu saja ikut memakan konsumsi baterai. Jika tidak berniat memanfaatkan akses nirkabel atau ber-Internet, pastikan Wi-Fi dalam keadaan mati sehingga baterai lebih awet.


  •  

    April 2007
    S S R K J S M
        Mei »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Arsip

  • Kategori

  • Halaman

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terakhir

    Cara meningkatkan tr… di Cara meningkatkan traffic dan …
    santosme di Buku Tamu
    santosme di Membuat boot disk/startup disk…
    santosme di Tips Merakit PC 2007
    santosme di Peruntungan Berdasarkan Z…
  • Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.